Rumah Adat di Indonesia Gambar dan Penjelasannya

Rumah Adat di Indonesia – Indonesia merupakan negara dengan budaya yang beragam, seperti pakaian, upacara adat, senjata dan rumah adat. Ada banyak budaya di negara ini. Mengingat banyaknya provinsi di Indonesia. Sebab, budaya yang muncul di setiap daerah juga berbeda-beda.

Ya, tidak ada habisnya membicarakan keberagaman yang ada di negeri ini. Padahal, tanah air ini tidak hanya kaya akan budaya, tapi juga kaya akan sumber daya alam dan bahasa. Hal inilah yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang sangat terkenal dan tidak pernah sepi wisatawan lokal maupun asing.

Rumah Adat Tradisional

Tentunya jika berbicara tentang budaya, sebagian besar dari Anda masih belum banyak mengetahui tentang budaya Indonesia, terutama rumah adat yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu, sangat disarankan agar Anda membaca artikel ini sampai habis. Seperti kita ketahui bersama, rumah adat Indonesia memiliki ciri khas tersendiri. Pasalnya, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan daerah lain.

Rumah Adat di Indonesia

rumah adat

Rumah adat yang terdiri dari berbagai provinsi ini tidak hanya menjadi lambang suatu daerah atau provinsi, tetapi juga meyakinkan para penerus negara bahwa orang zaman dulu memiliki keahlian di bidang konstruksi.

Mereka tidak hanya peduli dengan tujuan rumah, tetapi nilai dan pentingnya rumah juga dipertimbangkan dengan baik. Karena rumah adat ini merupakan bagian dari Indonesia, kita harus mengetahuinya dengan jelas. Yuk simak pembahasannya di bawah ini!

1. Rumah Adat Aceh – Aceh (Nagroh Aceh Darussalam)

rumah adat aceh
pinterest.com

Rumah adat Nanggroe Aceh Darussalam adalah rumah Krong Bade, dan satu lagi disebut “Rumoh Aceh”. Salah satu ciri rumah adat Aceh adalah pada bagian depan terdapat tiga anak tangga. Fokusnya adalah pada pintu masuk tamu dan orang yang tinggal di sana.

Ketinggian tangga sekitar 2,5 hingga 3 meter di atas permukaan tanah. Jumlah anak tangga biasanya ganjil. Saat melihat di dinding, terlihat ukiran unik untuk disesuaikan dengan tingkat ekonomi penghuninya.

Rumah adat di Indonesia dari Aceh ini berbentuk persegi panjang, memanjang dari timur ke barat. Sedangkan atapnya hanya menggunakan daun rumba. Setiap bagian memiliki fungsinya masing-masing. Mulai dari tempat santai, dari ruang inti hingga gudang. Sekarang, karena perkembangan zaman yang pesat, rumah tradisional seperti itu sudah sangat langka.

2. Rumah Adat Sumatera Utara – Bolon

Rumah Adat Sumatera Utara
dtechnoindo.blogspot.com

Rumah adat Bolon adalah rumah khas Batak yang ada di Sumatera Utara. Dahulu, rumah adat Sumatera Utara merupakan tempat tinggal 13 raja yang tinggal di Sumatera Utara. Beberapa dari nama raja tersebut adalah Raja Nagaraja, Raja Atian, Raja Mogam, dll.

Ada beberapa jenis rumah adat di Sumatera Utara ini. Beberapa tipe tersebut antara lain Bolon Toba, Rumah Bolon Karo, Rumah Bolon Pakpak, Rumah Bolon Angkola, dan juga Rumah Bolon Simalungun.

Rumah adat di Sumatera Utara berbentuk model panggung persegi panjang. Ketinggiannya dari tanah sekitar 1,75 meter. Terdapat tangga di bagian tengah rumah, perannya untuk memudahkan masuk ke dalam rumah. Di setiap sudut rumah terdapat tiang penyangga rumah. Atapnya terlihat seperti pelana. Terdapat beberapa ruangan dengan fungsinya masing-masing, salah satunya adalah ruangan jabu soding yang didesain khusus untuk anak perempuan.

3. Rumah Adat Sumatera Barat – Bagonjong

Rumah Adat Sumatera Barat
liputan6.com

Rumah khas Sumatera Barat ini memiliki nama lain yaitu “Rumah Bagonjong”. Namun, penduduk setempat biasa menyebutnya “Rumah Baanjung”. Jika Anda datang ke Sumatera Barat, Anda pasti akan menemukan banyak rumah seperti itu, tetapi hanya di beberapa daerah khusus. Rumah adat di Sumatera Barat berbentuk persegi panjang, dengan atap mirip tanduk kerbau.

Atapnya hanya terbuat dari ijuk, namun tidak perlu diragukan keawetannya. Biasanya tempat ini hanya memiliki satu tangga. Di bagian dinding terdapat ukiran yang menghiasi rumah. Polanya biasanya bertema tanaman merambat, bunga, buah dan akar daun hijau.

4. Rumah Adat Riau – Melayu Selaso

rumah adat riau

Rumah adat di provinsi Riau adalah Rumah Melayu Selaso. Rumah adat Riau memiliki beberapa keistimewaan yang menarik, dan ukirannya menjadi ciri khasnya. Patung-patung yang ada di dalam rumah tersebut berdasarkan pada alam yaitu lebah gantung, rebung, celembayung, dll.

Julukan rumah di daerah Riau adalah Rumah Selaso Jatuh Kembar. Fungsinya bukan untuk hidup, tapi untuk mempertimbangkan. Penduduk setempat pernah menyebutnya Balai Salaso Jatuh.

Rumah di Riau memiliki beberapa ruangan, termasuk ruangan besar yang digunakan sebagai tempat tidur. Ada ruangan lain, seperti paviliun, dapur, dan kamar bersila. Bentuk rumah adat Riau berbentuk persegi panjang. Apa ciri-ciri rumah adat Riau? Bangunannya lebih rendah dari ruang tamu. Karena itulah nama rumah ini dinamakan Rumah Selaso Jatuh Kembar.

5. Rumah Adat Jambi – Kajang Leko

Rumah Adat Jambi

Orang-orang mengenalnya sebagai Panggung Jambi. Ya, Panggung Jambi tak hanya terkenal dengan sebutan ini, tapi juga nama lain seperti Kajang Leko. Material atau bahan yang digunakan dalam membangun rumah ini yaitu kayu. Rumah itu memiliki 8 kamar. Ruang pertama disebut “jogan”.

Fungsi ruangan ini sebagai tempat peristirahatan dan tempat penyimpanan air. Ruang kedua adalah serambi depan. Fungsinya untuk menerima tamu laki-laki. Kamar ketiga adalah aula interior, yang berfungsi sebagai tempat tidur anak laki-laki.

Ruangan selanjutnya adalah amben melintang”, dan fungsinya untuk kamar pengantin. Kamar berikutnya adalah teras belakang, yang dapat digunakan sebagai tempat tidur gadis yang belum menikah. Kamar sebelah adalah tempat untuk tamu wanita. Ruangan berikutnya disebut ruangan garang dan digunakan untuk menyimpan dan menyimpan air juga. Ruangan terakhir adalah dapur untuk memasak.

6. Rumah Adat Sumatera Selatan – Limas

rumah adat sumatera selatan

Seperti namanya, rumah adat di Indonesia asal Sumatera Selatan ini berbentuk limas. Ada konsep budaya di tingkat bangunan yang oleh masyarakat biasa disebut “Bengali”. Para tamu yang tiba di sana akan diminta untuk berhenti di teras atau ruang atas.

Bukan kenapa, ini tradisi lokal. Di sini, Anda tak hanya bisa merasakan nuansa akan budayanya, tetapi juga melihat nuansa budaya Palembang pada muralnya.

7. Rumah Adat Bengkulu – Bubungan Lima

Rumah Adat Bengkulu

Layaknya rumah panggung, bagian penyangga rumah Bubungan Lima juga didukung oleh tiang telepon. Berbeda dengan rumah biasa, biasanya digunakan untuk kegiatan masyarakat Bintulu. Rumah terbagi menjadi tiga bagian yaitu atas, tengah dan bawah. Setiap bagian memiliki fungsinya masing-masing.

Material utama yang digunakan untuk konstruksi adalah kayu. Namun kayu yang digunakan tidak sembarangan. Kayu tersebut merupakan kayu Medan Kemuning dan dinilai memiliki kualitas yang istimewa.

Setiap orang yang ingin berkunjung ke sana harus menggunakan tangga untuk masuk ke dalam rumah. Saat ini rumah ini tidak hanya dijadikan sebagai milik nenek moyang, tetapi juga sebagai objek wisata budaya Bangkulu.

8. Rumah Adat Lampung – Nuwo Sesat

rumah adat lampung

Ada sebuah rumah adat di Lampung yang bernama Nuwo Sesat. Rumah ini dibangun untuk dijadikan sebagai tempat pertemuan tradisional bagi kaum purwatin. Ciri khas rumah ini adalah bentuknya. Bentuk rumah Lampung adalah panggung. Di bagian samping bangunan terdapat ornamen yang dianggap unik.

Rumah tradisional Indonesia di Lampung ini biasanya berukuran sangat besar. Namun, jika Anda pergi ke Lampung untuk mencari rumah ini, Anda mungkin akan sedikit terkejut karena umumnya cenderung lebih kecil dari ukuran aslinya.

9. Rumah Adat Jawa Tengah

Rumah adat jawa tengah

Apa Joglo itu? Pada dasarnya rumah Joglo adalah sebutan bagi rumah adat Jawa Tengah. Bangunan joglo ini menarik apabila di bahas, baik itu dari segi historis ataupun dari segi arsitekturnya. BISA CEK Link

10. Rumah Adat Bali

rumah adat bali

Rumah adat Bali merupakan salah satu jenis rumah dengan nilai budaya dan spiritual yang sangat kental

Pada dasarnya, jenis material bangunan rumah adat bali ini tidak sama dengan yang lainnya, akan tetapi ditentukan berlandaskan kasta sosial orang Hindu, mulai dari kasta Brahmana, Ksatria, Waisya dan Sudra.

Masyarakat biasanya yang bekerja sebagai pedagang atau petani, rumah ini umumnya terbuat dari tanah liat. Beberapa, untuk golongan priyayi, khususnya kasta Brahmana memerlukan tumpukan Bata yang berundak-undak.

11. Rumah Adat Papua

rumah adat papua

Rumah Adat Papua. Susunan bangunan Rumah Honai terdiri dari dua lantai dan terbuat dari kayu dengan mempunyai atap berupa kerucut yang terbuat dari ilalang atau jerami.

Pada lantai bawah biasanya terdiri dari kamar-kamar dan dipakai sebagai tempat istirahat. Lantai kedua dipakai sebagai tempat beraktivitas. Honai dibangun sempit atau kecil dan tidak berjendela. Ini salah satu untuk menahan hawa dingin pegunungan Papua.

12. Rumah Adat Jawa Barat

rumah adat jawa barat

Rumah Jolopong salah satu rumah adat orang Sunda yang sangat banyak ditemukan di wilayah pedesaan. Jenis Rumah adat jawa barat ini mempunyai tekstur yang paling sederhana dibanding lainnya. Dibagian atapnya mempunyai bentuk seperti pelana yang memanjang.

Demikianlah pembahasan rumah adat. Melalui postingan di atas kita mengetahui bahwa rumah adat di Indonesia sangat beragam. Oleh karena itu sebagai generasi muda kita patut berbangga dengan budaya nusantara ini.

Rumah Adat

Satu pemikiran pada “Rumah Adat di Indonesia Gambar dan Penjelasannya”

Tinggalkan komentar