Ragam Hias Flora dan Penjelasannya

3 min read

Dalam bidang desain atau karya seni ragam hias flora sering dimanfaatkan. Ragam hias tersebut dapat membuat suatu karya jadi lebih indah, memiliki pola serta konsep yang jelas.

Karya seni selalu menonjolkan sisi keindahannya. Bidang desain juga sering memanfaatkan ragam hias tersebut karena bisa membuat suatu desain jadi lebih menarik dan memikat.

Flora atau tumbuh – tumbuhan sering dijadikan sebagai ragam hias. Karena seperti kita ketahui, keindahan flora sangat memikat dan memiliki keindahan yang berbeda satu sama lain.

Pada artikel ini kami akan merangkum untuk anda pengertian dari ragam hias, tujuan beserta contohnya.

Pengertian Ragam Hias Flora

pengertian ragam hias flora

Ragam hias sering juga disebut sebagai motif. Ragam hias tersebut dapat diartikan sebagai bentuk dasar yang diulang – ulang, sehingga membentuk suatu pola.

Pola tersebut jika diterapkan pada suatu benda akan menciptakan suatu karya seni atau kerajinan. Ada banyak cara untuk menghasilkan suatu ragam hias, mulai dari menggambar, mencetak, memahat, mengukir, dan yang lainnya.

Dengan adanya ragam hias, maka nilai atau keindahan suatu benda dapat ditingkatkan. Contoh sederhananya, sebuah tiang rumah pasti jauh lebih idah jika diberi ragam hias dibanding dibiarkan polos begitu saja.

Ragam hias di Indonesia sangat mudah ditemui. Pada kain batik misalnya, ragam hias tersebut selalu digunakan. Bahkan pada tenunan atau anyaman juga ragam hias tersebut sering digunakan.

Mengingat Indonesia merupakan negara tropis, sehingga berbagai jenis tumbuhan dapat ditemukan di sini. Dengan demikian beragam ragam hias yang meniru flora juga sangat banyak.

Motif flora tersebut dibuat untuk meniru keindahan tumbuhan di alam lalu menempatkannya pada benda sehingga menghasilkan karya seni.

Tujuan Ragam Hias

tujuan ragam hias flora

Secara umum ragam hias tersebut dimanfaatkan untuk menghasilkan suatu keindahan. Setiap benda yang diberikan ragam hias, pasti semakin indah dan menarik. Secara spesifiknya terdapat 3 tujuan utama dari ragam hias, yakni :

Mengisi Kekosongan Pada Benda

ragam hias flora

Salah satu tujuan dari ragam hias adalah agar kekosongan yang terdapat pada benda bisa diisi dengan sesuatu yang lebih indah dan menarik.

Misalnya pada anyaman, jika ragam hias tidak diterapkan pada anyaman tersebut, maka anyaman tersebut akan terlihat polos dan kurang menarik.

Setelah ragam hias ditempatkan pada anyaman tersebut, maka keindahannya bisa berlipat, dan kekosongan bisa dihilangkan.

Menciptakan Perbedaan

menciptakan perbedaan

Tujuan lain dari ragam hias adalah untuk menciptakan suatu perbedaan. Anyaman yang satu dengan anyaman yang lain akan mudah dibedakan jika terdapat ragam hias di dalamnya. Tentu saja harus ragam hias berbeda yang digunakan.

Ragam hias tersebut membuat suatu anyaman nantinya terlihat semakin spesial karena berbeda dengan yang lainnya.

Meningkatkan Nilai

Tujuan lain dari penggunaan ragam hias adalah untuk meningkatkan nilainya. Baik nilai estetika atau juga nilai jualnya.

Anyaman yang menggunakan ragam hias pasti lebih mudah terjual dibanding anyaman yang tidak.

Jika ragam hias yang digunakan menarik dan memiliki tingkat kerumitan tinggi, maka bisa saja anyaman tersebut nantinya memiliki harga jual tinggi pula. Keindahan yang dihadirkan oleh ragam hias membuat nilai jual suatu benda semakin tinggi.

Beberapa Contoh Ragam Hias Flora

Contoh Ragam Hias Flora

Penggunaan pola tanaman pada suatu karya seni sudah sangat lazim di Indonesia. Bahkan setiap daerah memiliki ragam hiasanya masing – masing.

Kain batik dapat diketahui asalnya hanya dengan melihat ragam hias yang digunakan. Motif flora merupakan yang paling banyak digunakan karena bentuknya juga sangat menarik.

Pola bunga dan dedaunan yang disematkan pada suatu karya seni membuat karya seni tersebut terlihat semakin mempesona. Berikut ini beberapa motif flora yang sering disematkan pada karya seni.

Ragam Hias Bunga

ragam hias bunga

Ragam hias bunga merupakan salah satu jenis ragam hias yang paling banyak digunakan. Ragam hias yang satu ini meniru corak dan bentuk – bentuk bunga yang ada di Indonesia. Indonesia sendiri memiliki berbagai jenis bunga yang sangat indah, mulai dari anggrek, mawar, kembang, dan yang lainnya. Motif bunga tersebut dapat menghadirkan rasa sejuk dan nyaman saat dipandang. Saat disematkan pada kain batik atau ukiran, motif bunga tersebut menghadirkan kesan mewah dan elegan. Pada vas bunga biasanya motif ini banyak digunakan untuk menghadirkan kesejukan pada vas tersebut.

Ragam Hias Daun Paku

Ragam Hias Daun Paku

ragam hias lain yang juga banyak digunakan adalah ragam hias daun paku. Daun paku memiliki bentuk memanjang dengan garis tegas yang sangat menarik.

Motif daun paku ini sangat cocok disematkan pada berbagai karya seni, baik batik, lukisan, ukiran, karya pahat, dan yang lainnya. Motif daun paku bukan hanya menghadirkan keindahan saja.

Tetapi motif yang satu ini juga memiliki makna menarik. Motif daun paku merupakan simbol dari kewibawaan. Garis panjang tegas pada daun paku tersebut menunjukkan kewibawaan.

Oleh karena itu kain batik yang menggunakan motif daun paku biasanya dibandrol dengan harga mahal.

Ragam Hias Dedaunan

Ragam Hias Dedaunan

Selain motif bunga, untuk memperindah suatu karya, motif daun juga sangat sering digunakan. Seperti kita ketahui bahwa di Indonesia banyak juga dedaunan yang bentuk dan motifnya sangat menarik.

Daun tersebut cocok disematkan pada karya seni untuk menunjang keindahannya. Biasanya ragam hias dedaunan tersebut digunakan untuk menghadirkan kesan riang dan gembira pada suatu karya seni.

Misalnya pada kain batik, ragam hias daun tersebut dapat menghadirkan kesan kehangatan pada kain batik. Biasanya kain batik yang menggunakan ragam hias daun banyak dijadikan sebagai baju.

Ragam Hias Bunga dan Dedaunan

Ragam hias lain yang juga banyak dijumpai saat ini adalah ragam hias perpaduan bunga dan dedaunan. Jadi pada suatu karya seni, bunga dan daun tersebut digunakan bersamaan untuk menghasilkan suatu keindahan.

Biasanya perpaduan bunga dan daun tersebut menghadirkan kesan elok dan mewah pada karya seni. Kain batik pada umumnya banyak memanfaatkan ragam hias tersebut.

Perpaduan ragam hias bunga dan daun membuat kain batik tampak lebih semarak. Jika berbagai warna cerah dipadukan, pasti membuat kain batik tersebut semakin mewah.

Ragam Hias Meniru Bentuk Alam dan Memodifikasi

Untuk membuat ragam hias pada suatu kerajinan atau karya seni membutuhkan keahlian khusus. Tidak banyak orang yang mampu menerapkannya dengan baik.

Biasanya ragam hias tumbuhan tersebut dibuat sama persis dengan bentuk aslinya. Jadi bentuk dari suatu bunga atau daun ditiru sedemikian rupa.

Lalu bentuk bunga dan daun tersebut dimodifikasi sehingga tampilannya jadi lebih indah. Pengulangan pun dilakukan sehingga muncul suatu pola menarik.

Pada kain batik misalnya terdapat beberapa ragam hias yang sudah diciptakan sejak ratusan tahun dan tetap digunakan hingga saat ini.

Tetapi ada juga beberapa ragam hias yang diciptakan sendiri oleh pengrajin. Pada umumnya prinsip ragam hias adalah meniru bentuk yang ada di alam, lalu memodifikasinya. Itu lah sedikit informasi tentang ragam hias flora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *