Metode Penelitian Menurut Para Ahli

Metode penelitian yakni langkah ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Langkah ilmiah itu wajib berpedoman pada sesuatu ilmu pengetahuan untuk suatu tujuan serta kegunaan tertentu.

Banyak bermacam metode peneliti untuk meraih kesimpulan suatu fenomena penelitian. Ada yang mempersembahkan dengan data angka, ada juga yang mengkutip skema terdahulu sampai yang tren saat ini merupakan peramalan.

Semua itu merupakan macam- macam metode kerja peneliti yang dinamakan metode penelitian. Tata cara ini teratur dikenakan untuk melaksanakan suatu profesi supaya berhasil sesuai dengan yang dikehendak.

Misalnya, seseorang pengamat sosial mau meneliti dampak bencana alam banjir pada perekonomian di suatu wilayah.

Pengamat sosial mesti memastikan suatu cara penelitian seperti apa yang sesuai supaya bisa memberikan kesimpulan jika ada dampak ataupun tidak bencana kepada masyarakat.

Pengertian Metode Penelitian

metode penelitian

Penelitian sendiri berawal dari bahasa Inggris, yakni research, yang datang dari 2 kata yakni re dan search. Pengartian leksikal, re dimaksud: kembali dan search: mencari.

Dengan demikian dengan cara harfiah, bisa dimaksud pencarian kembali. Sedangkan metode adalah, posedur atau tata cara untuk mengatahui sesuatu tentang dengan langkah- langkah yang sistematis.

Sedangkan Metode dalam dunia penelitian merupakan cara atau proses yang diseleksi oleh peneliti secara khusus sebagai wujud menuntaskan perihal permasalahan yang diajukan dalam riset.

Penafsiran dari metodologi penelitian adalah ilmu yang mengajarkan ataupun memaparkan perihal bagaimana mestinya penelitian itu dilaksanakan.

Metode penelitian pada dasarnya merupakan metode ilmiah untuk memperoleh data dengan tujuan dan kegunaan tertentu

Menurut Sugiyono

Pengertian Metode Penelitian Menurut Para Ahli

metode penelitian

Agar lebih mengerti mengenai prosedur penelitian, maka yang dapat dilakukan yaitu menelisik penafsiran dari para ahli, yaitu:

Menurut Prof. Dr. Sugiyono

Metode riset adalah sesuatu metode ataupun cara ilmiah dengan tujuan mendapatkan data dengan manfaat dan tujuan tertentu.

Menurut Muhiddin Sirat

Metode riset ialah metode yang dipakai untuk menentukan beberapa poin dan penentuan judul dalam suatu penelitian.

Menurut Prof M. E. Winarno

Metodologi penelitian ialah aktivitas dengan cara ilmiah dilakukan mengenakan teknik yang sistematik dan cermat.

Menurut Hery Rahyubi

Metode riset adalah salah satu bentuk yang dapat digunakan buat melakukan aktivitas belajar mengajar buat tercapainya proses yang baik.

Menurut Nasir

Metode riset ialah cara yang utama dan umumnya dipakai oleh peniliti dengen tujuan menggapai pemecahan permasalahan serta menemukan respons atas masalah yang ada.

Jenis-jenis Metode Penelitian

Metode riset sendiri terdapat beberapa jenis dan biasanya peneliti mengenakan metode riset tersebut dengan teknik masing- maisng disesuaikan dengan permasalahan yang di ambil.

Dengan demikian data dari lapangan pula mengikuti metode yang digunakan, maka tidak bingung jikalau tidak semua orang menguasai banyak metode riset.

Biasanya peneliti hendak lebih memehami jenis penelitian yang memang ia kuasai, namun tidak bisa dipungkiri ada yang menguasai seluruh jenis metode tersebut.

1. Peneliti Historis

Penelitian ini umumnya dipakai dengan melakukan penyelidikan, penjelasan, serta pemahaman kepada sesuatu kondisi di masa lalu. Ilustrasi permasalahan mengenai: pertumbuhan ekonomi Islam di Indonesia dalam 10 tahun terakhir.

2. Peneliti Korelasional

Penelitian ini umumnya identik dengan membandingkan antara satu variable dengan variabel yang yang lain dalam riset tersebut. Ilustrasi permasalahannya mengenai: bagaimanakan hubungan antara relegiusitas dengan perilaku pada bunga bank.

3. Penelitian Kausal kontributif

Penelitian ini umumnya digunakan sebagai petunjuk arah antara ikatan variabel bebas dengan variabel terikat, pula seberapa besar partisipasi variabel leluasa kepada variabel terikat.

Contoh permasalahannya mengenai: pengaruh dari pendapatan, pendidikan, pemikiran pada bunga bank, pemaham produk pada minat menyimpan uang di bank, dan lain sebagainya.

4. Penelitian Eksperimental

Penelitian ini bias anya dipakai buat menguji satu variabel kepada dampak timbulnya variabel yang lain. sampel permasalahannya mengenai: penerapan incentive compatible constraints kepada permasalahan agency pada pembiayaan mudharabah.

5. Penelitian Deskriptif

Metode riset ini memiliki tujuan memaparkan peristiwa tertentu yang lagi terjadi di era sekarang dan pada masa lampau.

Terdapat 2 jenis metode riset dalam metode deskriptif ini, yakni Longitudinal ataupun sepanjang aktu dan Cross Sectional ataupun dalam waktu tertentu.

Contoh permasalahannya mengenai: gimana tingkatan kepuasaan nasabah kepada pelayanan bank syariah.

6. Penelitian Tindakan

Prosedur yang bermaksud untuk meningkatkan keahlian baru ataupun pendekatan baru serta diaplikasikan langsung dan dikaji hasilnya.

Kemudian berdasarkan pendekatan penelitian, cara dan proses analisa data, maka meotde riset dibagi atas 2 yaitu kuantitatif dan kualitatif.

7. Penelitian Kuantitatif

Metode ini bersifat analitis dan memakai model- model yang bersifat matematis.

Penelitian kuantitatif bisa bersifat deskriptif, korelasi, serta asosiatif bersumber pada hubungan antarvariabelnya.

Penelitian kuantitatif deskriptif umumnya cuma mengukur tingkatan sesuatu variabel pada populasi ataupun ilustrasi, sedangkan korelasi dan asosiatif melihat hubungan antara 2 variabel ataupun lebih.

Apabila kuantitatif korelasi cuma membuktikan hubungan, asosiatif berupaya mencari hubungan sebab- akibat antara variabel- variabel terkait.

8. Penelitian Kualitatif

Metode riset ini berfokus pada pemahaman kepada fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.

Peneliti memakai perspektif dari partisipan selaku gambaran dalam mendapatkan hasil penelitian. Metode Penelitian kualitatif misalnya metode naratif, fenomenologi, grounded, etnografi, dan riset permasalahan.

9. Penelitian Eksperimental

Metode yang bermaksud untuk menyelidiki terdapatnya kemungkinan hubungan karena akibat dengan cara melaksanakan pengawasan ataupun kendali.

10. Penelitian Kasus

Metode ini bermaksud untuk mempelajari dengan cara komperhensif serta intensif mengenai kondisi saat ini dan juga interaksi lingkungan suatu objek tertentu.

Contoh Metode Penelitian

metode penelitian

Metode Deskriptif

Metode deskriptif dipilih menurut kebutuhan peneliti buat menarasikan sikap sosial yang secara spesifik terjadi dalam konteks sosial tertentu. Metode deskriptif disebut pula metode naratif.

Informasi yang didapat berbentuk narasi mendalam yang secara perinci memaparkan objek penelitian yang diteliti.

Penelitian yang mengenakan metode deskriptif berupaya buat mendeskripsikan, mengidentifikasi mengapa, apa dan gimana fenomena sosial dapat terjadi.

Contoh metode riset deskriptif umumnya megadopsi metode observasi sebab seringkali deskripsi mengenai kejadian sosial diperoleh lewat observasi.

Akan tetapi tidak sebatas observasi, tata cara penelitian kasus dan survei dapat pula digunakan untuk menciptakan data deskriptif.

Metode Survey

Sudah disinggung di awal, metode survei identik dengan penelitian kuantitatif. Riset yang mengadopsi metode survei mempunyai quesioner ataupun angket sebagai instrumen utama penelitiannya.

Permasalahan yang diajukan dalam kuesioner biasanya terstruktur serta tertutup. Responden sebatas mengisi jawaban serupa perintah yang telah didesain sebelum peneliti turun lapangan.

Penelitian dengan metode survei biasanya mangulas topik yang relatif sederhana. Misalnya, jenis pengunjung objek wisata sejarah pada akhir pekan.

Survei dapat dicoba dengan cara mempersilahkan responden memenuhi kuesioner sendiri ataupun wawancara tertata dengan peneliti.

Metode Eksperimental

Metode eksperimental dipilih buat mengukur mungkin dampak yang timbul dari variabel tertentu. Peneliti sosial bisa mempraktikkan metode eksperimental untuk melihat hubungan karena dampak antar 2 variabel ataupun lebih.

Contoh metode eksperimental misalnya, penelitian mengenai penggunaan simbol agama minoritas di ruang publik di warga yang secara religius homogen.

Pengamat dapat melaksanakan eksperimen sosial buat melihat seperti apa respon masyarakat pada saat memandang simbol agama minoritas di ruang publik.

contoh tata cara penelitian Riset eksperimen biasanya diawali dengan hipotesis. Eksperimen dicoba untuk menguji apakah hipotesis ditolak ataupun diterima.

Secara umum terdapat 2 jenis metode eksperimental; ekeperimen di laboraturium serta lapangan. Eksperimen di laboraturium dicoba dengan pc ataupun perlengkapan peraga. Eksperimen di lapangan dicoba di ruang sosial ataupun’ dunia nyata’.

Metode Observasi

Observasi secara umum ialah peninjauan dengan panca indera kepada fenomena sosial yang terletak diluar diri peneliti. Dalam penelitian sosial, observasi yang dicoba bisanya mengaitkan peran aktif peneliti.

Peran aktif peneliti dalam melakukan observasi lebih relevan disebut dengan observasi partisipatoris.

Pemantauan partisipatoris dapat dicoba dengan terbuka( overt) ataupun tertutup( covert). Terbuka maksudnya bukti diri peneliti dan penelitian yang dicoba dikenal oleh tim ataupun komunitas yang sedang dicermati.

Tertutup maksudnya komunitas yang dicermati tidak mengenali kalau dirinya sedang dalam pengamatan untuk penelitian.

3 pemikiran pada “Metode Penelitian Menurut Para Ahli”

Tinggalkan komentar