Metamorfosis Sempurna

3 min read

metamorfosis sempurna

Semua organisme mengalami perubahan bentuk ketika tumbuh dari embrio hingga menjadi dewasa. Beberapa jenis organisme mengalami perubahan bentuk yang cukup ekstrim, sehingga bentuk ketika muda sangat berbeda dengan bentuk dewasanya. Perubahan bentuk ini disebut dengan metamorfosis sempurna.

Pengertian Metamorfosis Sempurna

pengertian Metamorfosis sempurna
pelajaran.co.id

Dalam biologi klasik, metamorfosis adalah proses perubahan bentuk yang ekstrim dan cepat sejak dari lahir menuju dewasa. Perubahan dan perkembangan organisme ini berupa perubahan bentuk tubuh, seperti jumlah kaki, hingga perubahan fungsional bagian-bagian tubuhnya, seperti insang menjadi paru-paru.

Ada banyak organisme yang mengalami metamorfosis, umumnya adalah serangga. Tetapi ada juga organisme lain seperti katak dan ikan yang mengalami metamorfosis. Hewan laut yang berkerabat dekat dengan serangga seperti lobster juga mengalami metamorfosis.

Beberapa spesies yang mengalami metamorfosis akan mengalami kedewasaan dalam alat reproduksi. Jadi, organisme sebelum mengalami metamorfosis menjadi dewasa tidak akan mampu bereproduksi.

Dalam beberapa organisme, metamorfosis dipicu oleh adanya hormon yang dikeluarkan oleh tubuh organisme tersebut. Dalam organisme jenis lain, metamorfosis justru dipicu oleh berkurangnya hormone tertentu yang kemudian membuat tubuh mengeluarkan hormone lain yang berperan untuk membentuk bagian tubuh tertentu.

Perubahan hormone tersebut membuat perubahan drastic yang mengubah fungsi fisiologi dan biokimia sel, mengubah bentuk tubuh, hingga mengubah perilaku organisme yang mengalami metamorfosis.

Fungsi Metamorfosis

Perkembangan organisme sejak jaman purba mengalami berbagai macam perubahan yang akhirnya membentuk organisme seperti sekarang. Salah satunya organisme yang mengalami metamorfosis.

Metamorfosis diduga merupakan salah satu fungsi bertahan hidup organisme untuk mengantisipasi kompetisi. Dalam bentuk larva atau organisme muda, jenis makanan yang dikonsumsi organisme tersebut berbeda dengan organisme dewasa.

Hal ini secara efektif mengurangi organisme dewasa berkompetisi dengan organisme muda dalam hal makanan. Sehingga, organisme muda ini dapat berubah dewasa dan mengalami kematangan reproduksi dan keberlangsungan hidup organisme ini akan bertahan lebih lama.

Jenis Metamorfosis

jenis metamorfosis
jagad.id

Oleh karena metamorfosis lebih sering dikaitkan dengan siklus hidup serangga, pada bagian ini akan dijelaskan tipe metamorfosis pada serangga.

Pada serangga bersayap, ada dua macam metamorfosis, yaitu holometabola atau metamorfosis sempurna, dan hemimetabola atau metamorfosis sebagian.

Ada beberapa serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna, atau ametabola.

  1. Metamorfosis Sempurna

Dalam metamorfosis, larva mengalami perubahan bentuk yang drastis menjadi serangga dewasa. Salah satu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna adalah kupu-kupu. Larva kupu-kupu, yaitu ulat yang bertubuh lunak dan memakan daun, menjadi kupu-kupu dewasa dengan eksoskeleton dan memakan nektar.

Organisme yang mengalami metamorfosis disebut holometabola. Holometabola berasal dari Bahasa Yunani “holo” yang berarti sempurna, “meta” yang berarti perubahan, dan “bole” yang berarti melempar.

Perubahan dalam metamorfosis terjadi sangat cepat dan merubah bentuk organisme secara keseluruhan, seperti ulat yang menjadi pupa, kemudian menjadi kupu-kupu. Beberapa organisme lain yang mengalami metamorfosis adalah ngengat.

Sedangkan beberapa organisme yang memiliki bentuk larva seperti ulat adalah kumbang, lalat, semut, dan lebah.

  1. Metamorfosis Sebagian

Dalam metamorfosis sebagian, hanya beberapa bagian dari tubuh organisme yang berubah selama proses metamorfosis. Organisme yang mengalami metamorfosis sebagian disebut hemimetabola, dengan “hemi” berasal dari Bahasa Yunani yang berarti sebagian atau setengah.

Beberapa contoh organisme yang mengalami metamorfosis sebagian adalah kecoa, belalang, dan capung. Serangga-serangga ini menetas dari telur sudah memiliki bentuk yang mirip dengan serangga dewasa.

Namun demikian, ketika mengalami metamorfosis sebagian, serangga-serangga ini mengalami perubahan bentuk dan fungsi tubuh. Serangga dewasa menjadi memiliki sayap, dan memiliki organ reproduksi yang berfungsi.

  1. Metamorfosis Tidak Sempurna

Beberapa organisme yang mengalami metamorfosis tidak sempurna atau ametabola hanya mengalami perubahan ukuran organisme muda menjadi dewasa.

Metamorfosis tidak sempurna ini terjadi pada serangga primitif, seperti silverfish dan springtail. Silverfish adalah serangga malam berukuran kecil dan berwarna keperakan yang hidup di rumah-rumah dan sekitaran gedung, serta memakan bahan-bahan berpati.

Springtail adalah serangga primitif tanpa sayap yang memiliki organ seperti per di bagian perutnya yang bisa membuatnya melompat jika diganggu. Springtail banyak hidup di tanah dan dedaunan yang gugur.

Contoh Organisme Yang Mengalami Metamorfosis

contoh Metamorfosis sempurna
greattransitionstories.org

Berikut adalah contoh terkenal organisme yang mengalami metamorfosis, namun tidak hanya serangga.

  1. Kupu-kupu

Ketika ulat mengeluarkan serat-serat yang membungkusnya menjadi pupa, ia mengalami berbagai perubahan bentuk tubuh.

Perubahan tersebut antara lain adalah tumbuhnya mata baru, menghilangnya mulut untuk memakan daun dan menggantinya dengan mulut belalai yang memakan nectar, dan adanya organ reproduksi yang berfungsi.

Ulat banyak memakan daun sebagai sumber makanannya dan mengubahnya menjadi energi yang dibutuhkannya dalam proses metamorfosis.

Dalam proses tersebut, ketika di dalam pupa, tubuh ulat mengeluarkan enzim yang melelehkan tubuhnya dan membentuk eksoskeleton kupu-kupu dewasa. Karena itulah ulat membungkus tubuhnya menjadi pupa agar ketika mengalami metamorfosis tubuhnya tidak meleleh keluar.

Tubuh ulat berubah drastis dari yang bertubuh lunak menjadi bertubuh keras, memiliki tungkai baru, sistem reproduksi yang baru, sistem pencernaan yang baru, dan bahkan sayap yang cantik.

  1. Katak

Metamorfosis pada katak tidak seperti kupu-kupu, namun mengalami proses yang hampir sama. Katak bertelur dan kemudian menetas menjadi berudu atau kecebong.

Kecebong ini tidak melelehkan tubuhnya seperti kupu-kupu untuk menjadi dewasa, tetapi mengalami proses yang disebut dengan apoptosis dalam metamorfosis.

Apoptosis adalah proses mematikan sel yang tidak diperlukan ketika menjadi katak dewasa dan mengubahnya menjadi energi yang dibutuhkan untuk metamorfosis menjadi sel lain.

Sel pada ekor kecebong akan diubah menjadi sel yang kemudian membentuk tungkai (kaki) belakang. Perubahan yang sama juga terjadi pada insang, kemudian menghilang, dan sel lain membentuk paru-paru.

Perubahan bentuk atau metamorfosis yang terjadi pada serangga dan katak yang merupakan organisme yang berbeda jauh, menunjukkan bahwa metamorfosis juga adalah salah satu bentuk adaptasi organisme.

  1. Ikan

Beberapa jenis ikan ada yang mengalami metamorfosis. Contohnya adalah ikan salmon. Proses metamorfosis ikan salmon mirip dengan yang terjadi pada kecebong.

Metamorfosis pada salmon tidak sedrastis katak, namun perubahan tetap terjadi karena perbedaan sumber makanan, bentuk tubuh, dan habitat ikan muda dengan ikan dewasa. Ikan salmon muda adalah ikan air tawar, dan setelah mengalami metamorfosis, ikan salmon dewasa menjadi ikan laut.

Karena perbedaan bentuk dan fungsi tubuhnya, ikan air tawar seharusnya tidak bisa hidup di air laut, dan sebaliknya. Sehingga, ikan salmon mengalami metamorfosis yang artinya membentuk organ baru dan mekanisme seluler agar ikan salmon dewasa dapat hidup di laut.

Itu pula sebab ikan salmon mengalami migrasi. Ikan salmon dewasa hidup di laut, tapi telur mereka harus menetas di air tawar agar ikan muda bisa hidup. Migrasi ikan salmon bahkan bisa melawan arus air, karena air sungai semua bermuara ke laut.

Ikan flounder, secara unik juga mengalami metamorfosis. Ikan flounder muda memiliki bentuk seperti ikan biasa yang berenang secara vertikal dengan mata berada di kedua sisi tubuhnya. Bentuk ini memudahkan ikan flounder muda untuk berenang dengan cepat untuk menghindari predator.

Ketika menjadi ikan dewasa, ikan flounder muda mengalami metamorfosis dengan perubahan tubuh menjadi gepeng dan horizontal. Kedua mata yang berada di sisi tubuh berubah menjadi berada di atas tubuh kedua-duanya. Hal ini memudahkan ikan dewasa untuk melihat ke atas ke arah mangsanya, karena ia hidup di lantai laut dan berkamuflase dengan pasir laut.

Metamorfosis Sempurna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *